Wagub Emil Dardak kembali bertugas setelah berduka

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kembali aktif menjalankan tugasnya setelah berduka atas kematian ayahnya Achmad Hermanto Dadak.

Mantan Bupati Trenggalek, Jawa Timur, itu mengawali aktivitasnya dengan menjadi mentor pada Seminar Implementasi Proyek Perubahan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan III Tahun 2022 di Gedung Wisesa, Lembaga Adminstrasi Negara (LAN), Jakarta, Kamis (25/8).

Peserta yang dimentori Wagub Emil adalah tiga pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Masing-masing adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mohammad Yasin, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aries Agung Paewai serta Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jatim Nyono.

Saat mendengarkan pemaparan dari Kadishub Nyono yang mempresentasikan proyek peningkatan pelayanan kualitas angkutan umum berbasis android, Wagub Emil mengaku perasaannya menjadi campur aduk.

“Sebab almarhum papa saya pernah menjabat Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia. Beliau menyampaikan dengan sangat baik tentang trip generation, distribution, assignment dan modal split, yang sudah dipikirkan dalam membuat Trans-Jatim Ajaib. Ada perbedaan antara jarak jauh dan jarak pendek, juga kita ingin melihat adanya sinergi sehingga tidak tercipta monopoli,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin memaparkan proyek penanggulangan kemiskinan pedesaan yang targetnya dapat menurunkan angka kemiskinan di Jatim satu digit.

Sedangkan Kepala BPSDM Jatim Aries Agung Paewai mempresentasikan proyek strategi pembaruan Corporate University berbasis tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), program pengembangan kompetensi yang difokuskan untuk aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Wagub Emil, inovasi yang ditawarkan oleh tiga pejabat Pemprov Jatim itu dapat menjadi contoh bagi daerah lain, mengingat sudah banyak perubahan berarti dari masing-masing bahan yang telah dipresentasikan.

“Antara lain penurunan jumlah kemiskinan yang tertinggi di Indonesia, membuat Yasin diminta untuk menyiapkan diri menjadi percontohan di Papua. Serta peningkatan kualitas ASN Jatim yang mengantarkan Pemprov Jatim meraih banyak penghargaan di bidang pemerintahan. Tak hanya itu, Trans-Jatim Ajaib hingga saat ini telah diinstal lebih dari 10.000 pengguna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wagub Emil berharap inovasi yang digagas oleh tiga pejabat Pemprov Jatim tersebut bisa menciptakan snowball effect untuk daerah lain. (Ant)