Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak warganya untuk melestarikan budaya atau tradisi leluhur berupa sedekah bumi yang hingga saat ini masih digelar di sejumlah wilayah setempat.
“Acara sedekah bumi menjadi momen yang tepat untuk meningkatkan kebersamaan dan kegotongroyongan antarwarga,” kata Eri Cahyadi melalui keterangan tertulisnya di Surabaya, Senin.
Cak Eri, sapaan akrabnya, mengaku senang melihat guyup-rukunnya warga Kota Pahlawan melalui kegiatan sedekah bumi.
Eri menilai bahwa sedekah bumi merupakan implementasi sebuah penghormatan untuk para pendahulu bangsa.
“Bangsa dan warga yang baik itu yang bisa menghormati dan meneruskan jejak perjuangan pendahulu kita,” ujar Cak Eri.
Eri mengaku sempat hadir di acara sedekah bumi di Balai RW 02, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Minggu (18/9).
Di acara sedekah bumi tersebut, juga digelar kegiatan mulai dari pengajian, pertunjukan musik campursari, kesenian jaranan, ludruk hingga doa bersama.
“Tolong dijaga, jangan sampai budaya ini berhenti. Karena inilah yang menunjukkan budaya Arek Suroboyo,” kata dia.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Bringin, Kecamatan Sambikerep Surabaya Miyadi menjelaskan acara sedekah bumi digelar rutin setiap tahun.
“Kami sebagai penerus, ingin meneruskan adat istiadat nenek moyang yang sudah mendahului. Harapan kami, ada keguyuban, kekompakan dari masyarakat,” tuturnya. (Ant)





