Tips Marketing Untuk IKM Sebagai Bekal Usaha Lancar

Kediri – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggelar workshop tentang tips dan trik WhatsApp marketing kepada pelaku industri kecil menengah (IKM) di kota ini, sebagai bekal usaha mereka lancar, terlebih lagi di masa pandemi COVID-19.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Tintawati, Sabtu mengemukakan perkembangan digital saat ini sangat pesat. Kondisi tersebut turut memberikan peluang yang berpotensi untuk mempermudah kehidupan sehari-hari termasuk dalam transaksi perdagangan.

Namun dikarenakan pandemi banyak dari pelaku IKM  mengalami banyak kendala.

“Di masa-masa pandemi seperti ini, banyak teman-teman dari IKM ini mengalami kendala terutama pada masalah pemasaran,  sehingga kami terus berupaya untuk berusaha bagaimana teman-teman IKM ini bisa terus menjalankan usahanya,” katanya di Kediri.

Ia mengatakan bagi IKM yang cukup penting saat pandemi COVID-19 seperti ini adalah pemasaran melalui digital.

Untuk itu, pihaknya menyelenggarakan kegiatan tersebut guna  pembinaan pada IKM di Kota Kediri agar mempunyai pengetahuan lebih dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam bisnis.

Dalam kegiatan ini, selain diajarkan pentingnya uraian produk, juga teknik-teknik dalam branding, packaging, dan promosi yang dilakukan melalui media sosial yaitu WhatsApp.

Umar Tanoe September, Digital Marketing Specialist Professional Business Coach dari Kota Malang memberikan paparan terkait dengan pentingnya teknologi.

Pemilik dari DIGILAB dan Juragan Klik ini juga memberikan tips agar usaha IKM menjadi menarik dan diminati konsumen. Dengan ditampilkan di jejaring sosial, produk yang ditawarkan juga tetap bisa menarik untuk menjaring calon konsumen.

“Tentunya banyak tentang arahan-arahan untuk menarik konsumen sehingga dalam memasarkan produk di aplikasi WhatsApp agar terjadi transaksi. Fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi WhatsApp juga menunjang pemasaran via daring,” kata Umar.

Acara ini diikuti puluhan IKM di Kota Kediri. Acara digelar terbatas, karena masih pandemi COVID-19. Acara ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. (Ant)