14 Kecamatan di Probolinggo Masuk Zona Hijau COVID-19

Probolinggo, sahabatrakyat.com – Sebanyak 14 di antara 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, masuk zona hijau karena sudah tidak ada kasus COVID-19 di wilayah setempat.

“Belasan kecamatan itu, yakni Leces, Maron, Kotaanyar, Besuk, Krejengan, Gading, Wonomerto, Tegalsiwalan, Bantaran, Tiris, Krucil, Sukapura, Kuripan, dan Sumber,” kata pimpinan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr Dewi Vironica di Probolinggo, Jumat.

Hingga 26 Maret 2021, jumlah orang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 3.155 kasus dengan keterangan 19 kasus aktif yang masih dirawat dan menjalani isolasi, sebanyak 2.949 kasus sembuh dan 187 kasus meninggal dunia.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo tercatat per hari ini bertambah sebanyak tiga kasus sehingga totalnya secara kumulatif sudah mencapai 3.155 kasus,” tuturnya.

Penyumbang kasus harian itu berada di Kecamatan Paiton, Dringu dan Pakuniran masing-masing satu kasus, sehingga total kasus secara kumulatif di Kecamatan Paiton mencapai 295 kasus, Kecamatan Dringu mencapai 388 kasus dan Kecamatan Pakuniran mencapai 97 kasus.

“Dari sisi kesembuhannya, hari ini ada tambahan sebanyak dua kasus sehingga total secara kumulatif untuk angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 2.949 kasus dari total 3.155 kasus,” katanya.

Ia mengatakan penyumbang kesembuhan pada Jumat ini berada di Kecamatan Kraksaan sebanyak dua kasus, dengan demikian total kesembuhan di Kecamatan Kraksaan mencapai 483 kasus dari total 500 kasus.

Sementara untuk kasus kematian per hari ini tidak ada penambahan kasus dan secara kumulatif jumlahnya mencapai 187 kasus, dengan jumlah kasus kematian tertinggi berada di Kecamatan Dringu mencapai 32 kasus.

Untuk sebaran kasus COVID-19 terjadi di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Lima besar kecamatan dengan jumlah kasus aktif tertinggi yakni di Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Lumbang, dan Kecamatan Sumberasih masing-masing tiga kasus, kemudian Kecamatan Dringu dan Gending masing-masing sebanyak dua kasus.

“Kasus pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi tersebar di 10 kecamatan, sehingga ada 14 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang zero kasus COVID-19,” katanya. (Ant)