Ning Ita Dukung Sertifikasi Halal di Kota Mojokerto

Kota Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita mendukung penuh sertifikasi halal di Kota Mojokerto Jawa Timur demikian dikatakannya saat menerima pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mojokerto di Ruang Sabha Pambojana Rumah Rakyat.

Dalam keterangan tertulis Jumat dirinya mengaku sangat mendukung jaminan halal tersebut.

“Kami sangat mendukung, karena kita sebagai seorang muslim itu tentu tidak hanya jenis makanannya yang halal, tapi proses pengolahannya juga penting sekali,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya siap untuk bersinergi dan akan mengundang MUI dalam sidak terkait bahan pangan sebagaimana yang telah dilakukan tim gabungan antara Pemerintah Kota Mojokerto bersama TNI-POLRI.

“Kami di Pemkot ada 3 OPD yang mengampu kegiatan untuk melakukan sidak terkait bahan pangan di masyarakat, di dalam tim juga melibatkan TNI POLRI. Apabila MUI berkenan kami bisa bagi jadwal, sehingga saat sidak kita bisa turun bersama-sama dengan output sesuai kebutuhan masing-masing,” katanya.

Ia juga mempersilahkan MUI untuk memanfaatkan gedung milik Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengadakan pertemuan seperti Pendopo Sabha Krida Tama maupun Hall yang di lantai 4 Gedung MPP Gajah Mada.

Muthoharun Afif selaku perwakilan MUI Kota Mojokerto kepada Ning Ita menyampaikan selama di bulan Ramadhan seluruh umat muslim di Kota Mojokerto dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar tanpa ada yang mengganggu.

“Alhamdulillah selama Ramadhan semua umat muslim dapat beribadah dengan lancar dan dalam pemantauan kami tidak ada aliran-aliran yang menyimpang,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini MUI telah mengadakan pelatihan penyembelihan hewan kurban mengingat dalam Agama Islam cara menyembelih yang benar juga menjadi penentu kehalalan binatang yang disembelih.

“Saat ini untuk penerbitan sertifikasi halal ada pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah naungan Kementerian Agama,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Wali kota Mojokerto Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Choirul Anwar dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Iwandoko. (Ant)